Cara Menggunakan Google Trends Untuk Riset Pasar

Cara Menggunakan Google Trends Untuk Riset Pasar

/

Growth & Distribution

Google Trends merujuk pada layanan digital dari Google yang berfungsi memantau popularitas kata kunci tertentu dalam kurun waktu yang terbatas. Atau dapat dikatakan secara sederhana, layanan ini adalah alat pemantau untuk melihat trend kata kunci yang sedang ramai dicari orang di dunia maya.

Dengan demikian, dapat membantu pelaku usaha dalam menentukan kata kunci yang sesuai dengan produk dan jasa yang ingin diiklankan di internet.  

Apa Fungsinya Dalam Riset Pasar?

Dalam riset pasar, Google Trends berfungsi sebagai "jendela" untuk melihat perilaku dan niat konsumen secara nyata. Berbeda dengan survei yang terkadang bias, data di Google Trends mencerminkan apa yang benar-benar diketikkan orang di mesin pencari.

Salah satu keunggulannya adalah mengetahui waktu terbaik bagi suatu kata kunci untuk mendapatkan volume pencarian terbanyak. Misalnya, Anda ingin mengetahui kata kunci “bengkel Toyota terdekat” selama bulan Januari sampai Maret 2026. Google Trend akan menunjukkan grafik jumlah pencarian selama bulan tersebut dan prediksinya di bulan berikutnya.

Hal ini tentu akan membantu pelaku usaha dalam menargetkan kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan dengan tetap memperhatikan volume pencarian yang tinggi. Dengan demikian diharapkan dapat menarik pengunjung atau traffic ke dalam website atau channel digitalnya dengan lebih baik dan membuat keterlihatan produk (awareness) meningkat.

Bagaimana Cara Menggunakan Google Trends?

Berikut adalah tips praktis memakai Google Trends dalam meriset kebutuhan pasar Anda. 

  1. Pakai fitur Bandingkan (Compare) untuk mengetahui trend apa yang sedang naik di internet. Misal, bandingkan “mobil listrik” dengan “mobil hybrid” dan “motor listrik”. 

  2. Gunakan filter Kueri Terkait (Related Queries). Pada bagian bawah halaman carilah tabel Kueri Terkait. Ubahlah filter dari Teratas (Top) menjadi Meningkat (Rising) dan jika hasilnya ditemukan label Pesat (Breakout), itu tandanya kata kunci itu mengalami kenaikan pencarian hingga 5.000 persen. Gunakan dan maksimalkan kata kunci tersebut dalam konten Anda.

  3. Riset berdasarkan Wilayah (Subregion). Manfaatkan fitur ini untuk melihat minat user hingga tingkat provinsi atau kota.    

  4. Analisa pola musiman (Seasonality). Anda dapat menggeser rentang waktu pencarian kata kunci misalnya dalam 5 tahun terakhir. Ini dapat memberikan insight apakah kata kunci itu cukup viral atau tidak, atau memberikan data kapan waktu kaya kunci tersebut mengalami kenaikan signifikan.

Keuntungan Memanfaatkan Google Trends

Keuntungan utama menggunakan Google Trends adalah kemampuannya untuk menyajikan data perilaku konsumen secara real-time dan objektif. Sehingga Anda dapat mengidentifikasi tren yang sedang naik daun, memahami pola musiman, dan memetakan minat pasar berdasarkan wilayah geografis secara akurat. 

Dengan memanfaatkan data pencarian kolektif ini, Anda dapat memvalidasi permintaan pasar terhadap suatu produk atau ide sebelum mengalokasikan anggaran besar, sekaligus membedakan antara tren jangka pendek yang bersifat sementara dengan peluang bisnis jangka panjang yang berkelanjutan.

Masih bingung dan ingin mencari tahu lebih banyak tentang cara memaksimalkan Google Trends dalam riset pasar untuk mendorong pertumbuhan bisnis Anda? Jangan ragu segera menghubungi kami segera ya.



Related News